Ukuran Matras Lompat Tinggi Dalam Olahraga Lompat Tinggi


Satu diantara cabang olahraga atletik ialah lompat tinggi. Lompat tinggi ini ditandingkan di tempat olahraga seperti olimpiade, Asian games, Sea Games serta tempat olahraga berprestise yang lain.

Lompat tinggi mengetes ketrampilan satu orang olahragawan untuk melonjak dengan melalui tiang mistar serta jatuh pada pendaratan matras lompat tinggi.

Arah penting dari olahraga lompat tinggi ini yakni dapat melalui mistar dengan ketinggian khusus serta supaya kita bisa melonjak setingginya tanpa ada membuat mistar itu jatuh.

Tinggi mistar minimum yang perlu dilalui oleh beberapa olahragawan lompat tinggi ini ialah 2.5 mtr., dengan panjang mistar minimum ialah 3.15 mtr..

Baca Juga ukuran matras lompat tinggi

Selintas Mengenai Lompat Jauh serta Peranan Matras Lompat Tinggi

Pada suatu persaingan lompat tinggi, mistar akan dinaikkan dengan ketinggian yang sudah dipastikan sesuai dengan ketentuan. Lompatan pada lompat tinggi akan dikatakan gugur/gagal jika peserta atau olahragawan sentuh palang atau peserta tidak lakukan lompatan prima.

Tiap peserta dalam lompat tinggi akan dikasih peluang sekitar 3x untuk lakukan lompatan.

Jaman dulu fasilitas serta prasarana dalam lompat tinggi belum juga kekinian seperti saat ini.

Olahragawan dalam persaingan lompat tinggi tidak datang di atas matras lompat tinggi saat mereka lakukan lompatan.

Tapi di atas tanah yang berumput atau tanah pasir. Oleh karena itu banyak olahragawan yang seringkali alami cidera saat ikuti olahraga ini pada saat itu.

Di bawah ini ialah 5 fasilitas serta prasarana dalam olahraga lompat tinggi yang butuh Anda tahu.

1. Lapangan

Lapangan disebutkan wilayah awalan. Lapangan punya panjang minimum 15 mtr. serta optimal tidak terbatas.

Tapi bila dalam perlombaan, minimal jalan ancang-ancang ialah 20 mtr.. Bila keadaan mengizinkan, jalan ancang-ancang bisa dibikin jadi 25 mtr..

Tempat awalan untuk lakukan lompat tinggi yakni lari ke arah mistar yang dipakai untuk lakukan lompatan oleh beberapa olahragawan.

Awalan di sini sebaiknya pas serta masih. Kenapa harus masih? Sebab jumlahnya langkah, irama serta kecepatan dalam tiap awalan selalu. Terhitung dari pojok awalan ini bergantung dengan style yang dipakai oleh tiap altlet.

2. Wilayah Sandaran

Wilayah sandaran di sini ini berarti tempat untuk melonjak. Pada wilayah sandaran ini kemiringan optimal dalam jalan ancang-ancang atau tempat bertopang tidak bisa lebih dari 1:250 ke arah pusat mistar. Wilayah bertopang atau tempat berangkat ini sebaiknya datar serta konstan.

3. Tiang Lompatan

Tiang lompatan dalam lompat tinggi punya peranan jadi penyangga mistar pembatas lompatan.

Tiang lompatan bisa dibuat berbahan apapun. Tetapi, bahan itu harus kuat serta kuat untuk menyokong beban mistar pembatas itu. Untuk jarak di antara tiang lompatan sendiri ialah 3.98 sampai 4.02 mtr..

Bentuk serta mode tiang lompatan ini bisa berbentuk apapun asal kaku serta kekar.

Tiang lompatan di sini harus cukup tingginya untuk melewati tinggi mistar yang sebetulnya dimana mistar itu dipakai olahragawan untuk melonjak. Mistar akan dinaikkan dengan minimal 10 cm dengan setahap.

Tiang lompat di sini tidak bisa dipindahkan sepanjang perlombaan atau persaingan sedang berjalan.

Terkecuali bila pemimpin laga pikirkan jika tempat bertopang atau tempat pendaratan yang dipakai tidak sesuai dengan yang diawalnya.

Dalam soal ini perlombaan harus dikerjakan sesudah satu atau ronde sudah usai dikerjakan.

4. Bilah atau Mistar Lompatan

Bilah atau mistar lompatan punya peranan jadi ukuran pembatas untuk mengukur berapakah tinggi lompatan olahragawan.

Mistar ini bisa dibuat dari kayu, metal atau bahan tipis yang lain yang penting mudah.

Mistar juga bisa dibuat berbahan fiber glass. Potongan melintangnya bundar silindris terkecuali yang berada di ujung mistar.

Penopang atau mistar ini harus terpasang kuat pada tiang lompatan yang ditempatkan sama-sama bertemu. Di ujung mistar lompat harus terbagi dalam 3 sisi yakni sisi silindris serta dua buah ujung mistar.

Penopang pada mistar tidak bisa dibungkus karet atau bahan lain yang membuat bertambahnya gesekan di antara olahragawan dengan permukaan mistar atau bar lompat. Penopang pun tidak bisa menggunakan pir atau pegas apa saja.

Supaya mistar tidak jatuh saat Anda lakukan lompatan, jadi perbaikilah tempat take off Anda serta upayakan untuk lakukan pergerakan yang betul-betul efisien serta efektif.

Buat menahan jatuhnya mistar oleh kaki dalam style straddle jadi Anda harus mengayunkan kaki Anda jauh ke atas.

Ketetapan dari mistar pembatas tersebut ialah :
  • Panjang mistar seputar 3.98 sampai 4.02 mtr. sesuai jarak di antara ke-2 tiang lompat.
  • Berat optimal dari satu bilah atau mistar lompatan ialah 2 kg.
  • Permukaan mistar harus berupa datar dengan ukuran 3 cm x 15 cm x 20 cm.
  • Untuk ukuran penopang ialah panjang 6 cm serta lebar 4 cm.


Sebelum perlombaan atau persaingan dalam lompat tinggi ini diawali, ketua juri akan menginformasikan pada beberapa peserta mengenai tinggi mistar. Juri akan memberitahu tinggi mistar diawalnya serta tinggi mistar sesudahnya.

Mistar itu akan dinaikkan di akhir setiap set atau ronde. Set atau ronde ini akan selesai sampai tersisa seseorang peserta atau seseorang olahragawan yang masih ada. Olahragawan atau peserta itu akan memenangi perlombaan atau kompetis itu.

5. Tempat untuk Datang

Tempat pendaratan dalam persaingan atau perlombaan lompat tinggi telah dibikin dengan cukup kekinian serta tentu saja aman buat keselamatan serta kesehatan beberapa olahragawan lompat tinggi.

Tempat pendaratan pada olahraga atletik lompat tinggi dibuat dari busa dengan ukuran tebal 60 cm serta di bagian atas busa itu dilapis oleh matras yang punya ukuran tebal dari mulai 10-20 cm. Matras ini berperan supaya olahragawan terlepas dari luka.

Tingkatan pada Lompat Tinggi serta Pendaratan di atas Matras Lompat Tinggi

Semua style lompatan bisa dibedakan jadi 4 step, yakni :
  1. Awalan, pergerakan lari ke arah mistar
  2. Tolakan, pergerakan kaki menumpu pada lantai untuk meningkatkan tubuh
  3. Melayang-layang, style serta posisi tubuh saat ada di udara serta di atas mistar.
  4. Datang, jatuhnya tubuh di atas matras lompat tinggi.

Ketentuan dalam Lompat Tinggi

  1. Peserta/olahragawan haruslahmelonjak dengan samping kaki
  2. Peserta/olahragawan bisa mengawali melonjak pada ketinggian awal yang disukainya
  3. Satu lompatan akan dipandang gagal jika peserta sentuh palang serta tidak melonjak. Terhitung menjatuhkan palang saat lakukan lompatan atau sentuh wilayah datang bila gagal melonjak
  4. Peserta yang tidak berhasil melonjak atau melewati palang sekitar 3x bertutrut-turut akan terdiskualifikasi dari persaingan.
  5. Satu orang peserta harus melanjutkan lompatan (walau semua peserta lain tidak berhasil) sampai ia tidak dapat menuruskannya lompatannya.


Ketinggian lompatan di ukur dengan periodik serta transparan hingga minim berlangsung manipulasi.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Scoreboard Panahan Sangat Penting Dalam Pertandingan

Papan Skor Digital Tenis Lapangan Menjadi Penting Saat Pertandingan